sejarah tarumpah
Mengenai sejarah sandal Tarumpah kami belum mengetahui secara pasti, tentang cerita asliya dimana, kapan dan siapa yang pertama kali menciptakan Sandal tarumpah, Menurut berbagai cerita sandal tarumpah sudah ada sejak jaman perjuangan bangsa Indonesia, hal itu terlihat ketika para pejuang kemerdekaan ada yang memakai atau menggunakan sandal tersebut.
Bahkan menurut ceritra Betawi tokoh seperti si Pitung dalam perjuangannya selalu menggunakan sandal seperti Tarumpah makanya di daerah Betawi mereka menyebut bukan sandal Tarumpah tapi sandal si Pitung, mungkin dalam bentuknya tidak seperti sandal tarumpah sekarang hanya ada kemiripan.
Sandal tarumpah adalah Sandal Tradisional Indonesia dan merupakan sebuah ciri kebudayaan negeri kita sendiri yang mencerminkan kesederhanaan, kesahajaan dan kejujuran masyarakat kita.khususnya masyarakat Sunda ( jawa barat )
Mungkin sudah saatnya para ahli sejarah untuk meneliti dan menggali Sajarah sandal Tarumpah ini, kapan, dimana dan siapa yang pertama kali menciptakan sandal tarumpah ini sebagai bahan untuk memperkaya ilmu pengetahuan. karena hal tersebut merupakan kekayaan budaya negeri kita sendiri yang harus di pelihara
dan dikembangkan, agar generasi mendatang mengetahuinya.
Kalau menurut arti kata yang kami temukan arti tarumpah itu adalah alas kaki atau sandal, jadi kalau kita menyebutnya sandal tarumpah berarti sama sama saja.Sandal Tarumpah yang asli Tasikmalaya adalah sandal yang terbuat dari kulit asli dan alas atau bagian sol terbuat dari bahan karet mentah ( kref )
Sandal tarumpah memang berbeda beda orang menyebutnya kalau di daerah Jawa Barat sandal tarumpah, di daerah Betawi sandal si Pitung , di daerah Cirebon mereka menyebut si Jambal, entah kenapa tiap daerah berbeda beda mungkin karena kebiasaan atau melihat bentuknya yang berbeda tapi hampir mirip sama.
Dalam berbagai artikel yang kami temukan dan kami baca hanya sedikit yang membahas sejarah sandal tarumpah, Ada sebuah artikel ( membukamata.multiply.com ) yang menarik menurut ceritra katanya bahwa sandal tarumpah sudah lama ada,
Banyak para Ulama atau Kyai dulu menggunakan sandal jenis ini, Katanya ketika para Ulama atau mereka yang menunaikan ibadah haji di tanah suci mereka melihat sandal jenis ini di sana dan mungkin setelah kembali diantara mereka ada yang meniru atau membuat sandal serupa dalam bentuk tidak sama tapi ada kemiripan, Begitu menurut beberapa sumber artikel yang kami dapatkan, tapi ceritra ini belum di anggap sebagai bukti yang akurat, kalau di pahami mungkin saja hal ini terjadi demikian melalui proses waktu yang lama mengalami perubahan bentuk dan model sesuai selera dan keinginan pemakai dan pembuat.
Dalam masa perjuangan dulu para pejuang atau pendekar / jawara ( bahasa sunda ) memakai atau menggunakan sandal tarumpah dalam mengusir penjajah. Mungkin pada waktu itu mereka belum mengenal yang namanya sepatu atau sandal bentuk lain seperti sekarang ,
Bahkan dulu para tokoh masyarakat, orang orang terkemuka dalam kesehariannya selalu pakai, terutama pada acara atau kegiatan tertentu, mereka serasikan dengan pakaian tradisional sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan sudah menjadi budaya mereka saat itu .
Sayang pada saat sekarang budaya seperti itu sudah tidak ada lagi,
Dalam perkembangannya sandal tarumpah mengalami masa masa sulit akibat persaingan yang semakin ketat, dengan membanjirnya produk sandal modern dan berkurangnya minat masyarakat yang pasti suatu saat sandal tarumpah akan terpinggirkan dan hilang
* Mungkin artikel tentang Sejarah sandal Tarumpah di atas belum sempurna masih banyak kekurangan dan perlu di tambahkan atau di koreksi, bagi yang lebih mengetahui silahkan menambahkan melalui email kami,
Mengenai sejarah sandal Tarumpah kami belum mengetahui secara pasti, tentang cerita asliya dimana, kapan dan siapa yang pertama kali menciptakan Sandal tarumpah, Menurut berbagai cerita sandal tarumpah sudah ada sejak jaman perjuangan bangsa Indonesia, hal itu terlihat ketika para pejuang kemerdekaan ada yang memakai atau menggunakan sandal tersebut. Bahkan menurut ceritra Betawi tokoh seperti si Pitung dalam perjuangannya selalu menggunakan sandal seperti Tarumpah makanya di daerah Betawi mereka menyebut bukan sandal Tarumpah tapi sandal si Pitung, mungkin dalam bentuknya tidak seperti sandal tarumpah sekarang hanya ada kemiripan. Sandal tarumpah adalah Sandal Tradisional Indonesia dan merupakan sebuah ciri kebudayaan negeri kita sendiri yang mencerminkan kesederhanaan, kesahajaan dan kejujuran masyarakat kita.khususnya masyarakat Sunda ( jawa barat ) Mungkin sudah saatnya para ahli sejarah untuk meneliti dan menggali Sajarah sandal Tarumpah ini, kapan, dimana dan siapa yang pertama kali menciptakan sandal tarumpah ini sebagai bahan untuk memperkaya ilmu pengetahuan. karena hal tersebut merupakan kekayaan budaya negeri kita sendiri yang harus di pelihara dan dikembangkan, agar generasi mendatang mengetahuinya. Kalau menurut arti kata yang kami temukan arti tarumpah itu adalah alas kaki atau sandal, jadi kalau kita menyebutnya sandal tarumpah berarti sama sama saja.Sandal Tarumpah yang asli Tasikmalaya adalah sandal yang terbuat dari kulit asli dan alas atau bagian sol terbuat dari bahan karet mentah ( kref ) Sandal tarumpah memang berbeda beda orang menyebutnya kalau di daerah Jawa Barat sandal tarumpah, di daerah Betawi sandal si Pitung , di daerah Cirebon mereka menyebut si Jambal, entah kenapa tiap daerah berbeda beda mungkin karena kebiasaan atau melihat bentuknya yang berbeda tapi hampir mirip sama. Dalam berbagai artikel yang kami temukan dan kami baca hanya sedikit yang membahas sejarah sandal tarumpah, Ada sebuah artikel ( membukamata.multiply.com ) yang menarik menurut ceritra katanya bahwa sandal tarumpah sudah lama ada, Banyak para Ulama atau Kyai dulu menggunakan sandal jenis ini, Katanya ketika para Ulama atau mereka yang menunaikan ibadah haji di tanah suci mereka melihat sandal jenis ini di sana dan mungkin setelah kembali diantara mereka ada yang meniru atau membuat sandal serupa dalam bentuk tidak sama tapi ada kemiripan, Begitu menurut beberapa sumber artikel yang kami dapatkan, tapi ceritra ini belum di anggap sebagai bukti yang akurat, kalau di pahami mungkin saja hal ini terjadi demikian melalui proses waktu yang lama mengalami perubahan bentuk dan model sesuai selera dan keinginan pemakai dan pembuat. Dalam masa perjuangan dulu para pejuang atau pendekar / jawara ( bahasa sunda ) memakai atau menggunakan sandal tarumpah dalam mengusir penjajah. Mungkin pada waktu itu mereka belum mengenal yang namanya sepatu atau sandal bentuk lain seperti sekarang , Bahkan dulu para tokoh masyarakat, orang orang terkemuka dalam kesehariannya selalu pakai, terutama pada acara atau kegiatan tertentu, mereka serasikan dengan pakaian tradisional sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan sudah menjadi budaya mereka saat itu . Sayang pada saat sekarang budaya seperti itu sudah tidak ada lagi, Dalam perkembangannya sandal tarumpah mengalami masa masa sulit akibat persaingan yang semakin ketat, dengan membanjirnya produk sandal modern dan berkurangnya minat masyarakat yang pasti suatu saat sandal tarumpah akan terpinggirkan dan hilang * Mungkin artikel tentang Sejarah sandal Tarumpah di atas belum sempurna masih banyak kekurangan dan perlu di tambahkan atau di koreksi, bagi yang lebih mengetahui silahkan menambahkan melalui email kami,
Bahkan menurut ceritra Betawi tokoh seperti si Pitung dalam perjuangannya selalu menggunakan sandal seperti Tarumpah makanya di daerah Betawi mereka menyebut bukan sandal Tarumpah tapi sandal si Pitung, mungkin dalam bentuknya tidak seperti sandal tarumpah sekarang hanya ada kemiripan.
Sandal tarumpah adalah Sandal Tradisional Indonesia dan merupakan sebuah ciri kebudayaan negeri kita sendiri yang mencerminkan kesederhanaan, kesahajaan dan kejujuran masyarakat kita.khususnya masyarakat Sunda ( jawa barat )
Mungkin sudah saatnya para ahli sejarah untuk meneliti dan menggali Sajarah sandal Tarumpah ini, kapan, dimana dan siapa yang pertama kali menciptakan sandal tarumpah ini sebagai bahan untuk memperkaya ilmu pengetahuan. karena hal tersebut merupakan kekayaan budaya negeri kita sendiri yang harus di pelihara
dan dikembangkan, agar generasi mendatang mengetahuinya.
Kalau menurut arti kata yang kami temukan arti tarumpah itu adalah alas kaki atau sandal, jadi kalau kita menyebutnya sandal tarumpah berarti sama sama saja.Sandal Tarumpah yang asli Tasikmalaya adalah sandal yang terbuat dari kulit asli dan alas atau bagian sol terbuat dari bahan karet mentah ( kref )
Sandal tarumpah memang berbeda beda orang menyebutnya kalau di daerah Jawa Barat sandal tarumpah, di daerah Betawi sandal si Pitung , di daerah Cirebon mereka menyebut si Jambal, entah kenapa tiap daerah berbeda beda mungkin karena kebiasaan atau melihat bentuknya yang berbeda tapi hampir mirip sama.
Dalam berbagai artikel yang kami temukan dan kami baca hanya sedikit yang membahas sejarah sandal tarumpah, Ada sebuah artikel ( membukamata.multiply.com ) yang menarik menurut ceritra katanya bahwa sandal tarumpah sudah lama ada,
Banyak para Ulama atau Kyai dulu menggunakan sandal jenis ini, Katanya ketika para Ulama atau mereka yang menunaikan ibadah haji di tanah suci mereka melihat sandal jenis ini di sana dan mungkin setelah kembali diantara mereka ada yang meniru atau membuat sandal serupa dalam bentuk tidak sama tapi ada kemiripan, Begitu menurut beberapa sumber artikel yang kami dapatkan, tapi ceritra ini belum di anggap sebagai bukti yang akurat, kalau di pahami mungkin saja hal ini terjadi demikian melalui proses waktu yang lama mengalami perubahan bentuk dan model sesuai selera dan keinginan pemakai dan pembuat.
Dalam masa perjuangan dulu para pejuang atau pendekar / jawara ( bahasa sunda ) memakai atau menggunakan sandal tarumpah dalam mengusir penjajah. Mungkin pada waktu itu mereka belum mengenal yang namanya sepatu atau sandal bentuk lain seperti sekarang ,
Bahkan dulu para tokoh masyarakat, orang orang terkemuka dalam kesehariannya selalu pakai, terutama pada acara atau kegiatan tertentu, mereka serasikan dengan pakaian tradisional sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan sudah menjadi budaya mereka saat itu .
Sayang pada saat sekarang budaya seperti itu sudah tidak ada lagi,
Dalam perkembangannya sandal tarumpah mengalami masa masa sulit akibat persaingan yang semakin ketat, dengan membanjirnya produk sandal modern dan berkurangnya minat masyarakat yang pasti suatu saat sandal tarumpah akan terpinggirkan dan hilang
* Mungkin artikel tentang Sejarah sandal Tarumpah di atas belum sempurna masih banyak kekurangan dan perlu di tambahkan atau di koreksi, bagi yang lebih mengetahui silahkan menambahkan melalui email kami,
Mengenai sejarah sandal Tarumpah kami belum mengetahui secara pasti, tentang cerita asliya dimana, kapan dan siapa yang pertama kali menciptakan Sandal tarumpah, Menurut berbagai cerita sandal tarumpah sudah ada sejak jaman perjuangan bangsa Indonesia, hal itu terlihat ketika para pejuang kemerdekaan ada yang memakai atau menggunakan sandal tersebut. Bahkan menurut ceritra Betawi tokoh seperti si Pitung dalam perjuangannya selalu menggunakan sandal seperti Tarumpah makanya di daerah Betawi mereka menyebut bukan sandal Tarumpah tapi sandal si Pitung, mungkin dalam bentuknya tidak seperti sandal tarumpah sekarang hanya ada kemiripan. Sandal tarumpah adalah Sandal Tradisional Indonesia dan merupakan sebuah ciri kebudayaan negeri kita sendiri yang mencerminkan kesederhanaan, kesahajaan dan kejujuran masyarakat kita.khususnya masyarakat Sunda ( jawa barat ) Mungkin sudah saatnya para ahli sejarah untuk meneliti dan menggali Sajarah sandal Tarumpah ini, kapan, dimana dan siapa yang pertama kali menciptakan sandal tarumpah ini sebagai bahan untuk memperkaya ilmu pengetahuan. karena hal tersebut merupakan kekayaan budaya negeri kita sendiri yang harus di pelihara dan dikembangkan, agar generasi mendatang mengetahuinya. Kalau menurut arti kata yang kami temukan arti tarumpah itu adalah alas kaki atau sandal, jadi kalau kita menyebutnya sandal tarumpah berarti sama sama saja.Sandal Tarumpah yang asli Tasikmalaya adalah sandal yang terbuat dari kulit asli dan alas atau bagian sol terbuat dari bahan karet mentah ( kref ) Sandal tarumpah memang berbeda beda orang menyebutnya kalau di daerah Jawa Barat sandal tarumpah, di daerah Betawi sandal si Pitung , di daerah Cirebon mereka menyebut si Jambal, entah kenapa tiap daerah berbeda beda mungkin karena kebiasaan atau melihat bentuknya yang berbeda tapi hampir mirip sama. Dalam berbagai artikel yang kami temukan dan kami baca hanya sedikit yang membahas sejarah sandal tarumpah, Ada sebuah artikel ( membukamata.multiply.com ) yang menarik menurut ceritra katanya bahwa sandal tarumpah sudah lama ada, Banyak para Ulama atau Kyai dulu menggunakan sandal jenis ini, Katanya ketika para Ulama atau mereka yang menunaikan ibadah haji di tanah suci mereka melihat sandal jenis ini di sana dan mungkin setelah kembali diantara mereka ada yang meniru atau membuat sandal serupa dalam bentuk tidak sama tapi ada kemiripan, Begitu menurut beberapa sumber artikel yang kami dapatkan, tapi ceritra ini belum di anggap sebagai bukti yang akurat, kalau di pahami mungkin saja hal ini terjadi demikian melalui proses waktu yang lama mengalami perubahan bentuk dan model sesuai selera dan keinginan pemakai dan pembuat. Dalam masa perjuangan dulu para pejuang atau pendekar / jawara ( bahasa sunda ) memakai atau menggunakan sandal tarumpah dalam mengusir penjajah. Mungkin pada waktu itu mereka belum mengenal yang namanya sepatu atau sandal bentuk lain seperti sekarang , Bahkan dulu para tokoh masyarakat, orang orang terkemuka dalam kesehariannya selalu pakai, terutama pada acara atau kegiatan tertentu, mereka serasikan dengan pakaian tradisional sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan sudah menjadi budaya mereka saat itu . Sayang pada saat sekarang budaya seperti itu sudah tidak ada lagi, Dalam perkembangannya sandal tarumpah mengalami masa masa sulit akibat persaingan yang semakin ketat, dengan membanjirnya produk sandal modern dan berkurangnya minat masyarakat yang pasti suatu saat sandal tarumpah akan terpinggirkan dan hilang * Mungkin artikel tentang Sejarah sandal Tarumpah di atas belum sempurna masih banyak kekurangan dan perlu di tambahkan atau di koreksi, bagi yang lebih mengetahui silahkan menambahkan melalui email kami,


Komentar
Posting Komentar